Saturday, December 24, 2016

Kobe Bryant: Saya Lebih Suka Barca Timbang Madrid



Kobe Bryant, salah satu pemain basket terbaik sepanjang masa, belum lama ini kembali menyatakan kecintaannya pada Barcelona, tim yang sudah ia kagumi sejak masih dibela oleh Ronaldinho.

Dalam sebuah wawancara dengan program TV 'NBA Zone' mantan pemain La Lakers itu mengatakan bahwa ia amat menyukai gaya permainan indah satu sentuhan ala Barcelona.

"Saya senang dengan gaya permainan tiki-taka. Messi adalah pemain yang punya gaya permainan agresif. Messi atau Cristiano? Sulit untuk memperdebatkan siapa yang terbaik karena mereka memiliki gaya permainan yang berbeda, namun Messi jelas salah satu yang terbaik," jelas Bryant.

Dan ketika diminta memilih antara Barcelona dan Real Madrid, pria yang fasih berbahasa Spanyol itu tidak ragu menjawab: "Saya lebih menyukai Barcelona, karena menurut saya gaya permainan mereka lebih menyenangkan."

Beberapa tahun silam, Bryant sempat mampir ke sesi latihan Barcelona ketika tim menjalani tur di Los Angeles. Ia bahkan sempat bermain dengan menggunakan seragam Barcelona. Selain itu, yang bersangkutan juga mengatakan bakal senang jika suatu hari nanti mendapat kesempatan bermain di tim basket Barcelona, meski akhirnya hal tersebut tidak terjadi hingga dirinya pensiun. (nba/rer)

Bartomeu Puas dengan Duo Prancis Barcelona



Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mengatakan bahwa mereka amat puas dengan kehadiran dua pemain Prancis di dalam tim.

Samuel Umtiti dan Lucas Digne mendarat di Camp Nou di musim panas, masing-masing dari Lyon dan PSG.

Umtiti dengan cepat mampu menyesuaikan diri di lini belakang Barcelona, sementara Digne baru saja mencetak gol perdananya untuk tim ketika mereka menang 7-0 atas Hercules di leg kedua babak 32 besar Copa del Rey kemarin.

Lucas Digne


"Luar biasa! Di sini, di Barcelona, para anggota klub, socio, dan juga media, memuji para pemain tersebut," tutur Bartomeu menurut laporan yang diturunkan oleh RMC.

"Seolah mereka sudah bermain selama beberapa tahun di sini dan mereka memainkan sepakbola yang amat bagus."

"Kami semua amat bahagia dengan mereka."

Barcelona kini tengah duduk di peringkat dua klasemen sementara, terpisah tiga angka dari Real Madrid, meski tim asuhan Zinedine Zidane memainkan satu laga lebih sedikit dari tim Catalan. (rmc/rer)

Messi Dihina Pantas Dapatkan Melon d'Or, Ini Pembelaan Enrique



Pelatih Barcelona Luis Enrique geram dengan orang-orang yang merendahkan Lionel Messi setelah pemainnya tersebut kalah merebutkan Ballon d'Or 2016 dari Cristiano Ronaldo.

Bagi Ronaldo, penghargaan pemain terbaik tahun ini menjadi yang keempat kalinya dalam kariernya. Messi masih unggul jumlah dalam mendapatkan trofi tersebut, lima kali memenangkan penghargaan Ballon d'Or.

Enrique tak setuju jika penghargaan individual tersebut dijadikan sebagai ukuran kualitas pemain. Dan membandingkan Ballon d'Or dengan Melon d'Or, menurut Enrique, adalah hal yang konyol.

"Messi bisa bermain di posisi mana saja yang ia inginkan. Jika saya menaruhnya sebagai bek tengah, ia akan menjadi pemain bertahan di tim ini. Ia pemain berbeda," kata Enrique pada Barca TV.

"Gila saja jika mereka membandingkan penghargaan--Melon d'Or atau apapun yang ingin mereka banding-bandingkan. Itu konyol."

"Jangan lupa membandingkan Messi pada pemain-pemain yang dulu. Fisik mereka lebih lemah, pemain sekarang lebih memiliki persiapan, lebih kuat fisiknya, kemampuannya, pelatih memberinya lebih banyak pengetahuan. Tak akan ada pemain sepertinya," jelas Enrique. (btv/shd)

MU Inginkan Ronaldo, Bale dan Kross Saat Dilatih Moyes



 Mantan pelatih Manchester United, David Moyes mengatakan bahwa mantan timnya itu telah meninggalkan tradisi mereka mencetak bintang dengan keinginan mereka memboyong Cristiano Ronaldo, Gareth Bale dan Toni Kroos saat dia menjabat.

Seperti diketahui, Moyes dipercaya meneruskan tahta Sir Alex Ferguson sebagai pelatih Setan Merah pada 2013 silam. Namun posisinya sebagai pelatih hanya berlangsung selama 10 bulan sebelum dipecat pada April 2014.

Dan baru-baru ini, Moyes mengungkapkan beberapa fakta target transfer yang terjadi di saat dia memegang kendali kepelatihan.

"Toni Kroos telah sepakat untuk datang pada musim panas. Saya memiliki kesepakatan dengan Kroos sendiri dan juga agennya," ungkapnya.

Selain Kroos, ada juga nama Gareth Bale yang ingin dia datangkan saat itu, bahkan Manchester United disebut telah menyiapkan tawaran yang lebih besar dari milik Real Madrid.

"Saat saya pertama kali masuk, sasaran saya sebenarnya adalah Gareth Bale. Saya merasa bahwa Bale adalah pemain Manchester United. Saya berjuang tepat sampai menit terakhir. Kami benar-benar menawarkan kesepakatan yang lebih besar dari Real Madrid," sambungnya.

"Tapi Bale memiliki Real madrid dalam pikirannya, dalam pandangan saya, dia adalah pemain yang benar-benar ingin saya boyong ke Manchester United," tambahnya.

Sementara terkait rencana memulangkan Ronaldo, Moyes mengatakan: "Saya ingat ketika saya pertama kali bertemu Sir Alex dan dia selalu mengatakan ada kemungkinan Ronaldo mungkin akan kembali. Jadi itu adalah level yang kami targetkan," tandasnya. (fft/dzi)